KP part ?? – 3 minggu sudah..

Matahari senja menemani sore yang cerah ini. Hmm, tak terasa sudah 3 minggu aku di Bekasi Barat untuk KP. Oya, KP itu Kerja Praktek yang ada di prodi Elins. Nah, lho Elins apa lagi tuh?? Elins itu kependekan dari Elektronika dan Instrumentasi. Ntar cari sendiri deh apa itu Elins,hehe..

OK guys, KP aku ini di BBPPT. *Sorry banyak singkatan* kalau mau lengkapnya ini alamatnya Jl. Bintara Raya 1, No. 17A, Bekasi Barat. Yak, sejak 3 minggu lalu aku dan temenku Ade datang kesini untuk ngelaksanain kerja praktek di bidang pengukuran sesuai dengan prodi kami di elektronika dan Instrumentasi.

 

7 Kalimat Penyelamat

 

Assalamu’alaikum.. Selamat pagi semuanya. Bagaimana kabar HARI INI?? 🙂

Sebagai umat Islam, sebenarnya kita mempunyai kalimat-kalimat yang dapat menyelamatkan kita di dunia dan di akhirat. Kalimat itu sangat ringan mudah, akan tetapi kebanyakan kita melupakannya. Tujuh kalimat itu yaitu :

 1. Basmallah

Bacalah “Bismillaahirrohmaanirrohiim” setiap kita memulai sesuatu. Insya Alloh, Alloh akan akan menuntun ke jalan yang lurus. Apabila kita membaca basmallah ketika akan melakukan suatu perbuatan tercela, maka kita akan malu dengan Alloh dan tidak akan melakukan perbuatan yang tercela itu.

 

2. Alhamdulillah
“Alhamdulillaahirobbil ‘aalamiin” dibaca setelah kita mendapatkan nikmat yang halal. Nikmat tidak hanya rezeki, tetapi kesehatan, keselamatan juga merupakan nikmat. Selain itu sakit juga merupakan nikmat karena tanpa sakit kita tidak dapat merasakan nikmat sehat. Semua keadaan kita merupakan nikmat dari-NYA. Kalimat ini merupakan tanda rasa syukur kepada Alloh SWT. Orang yang sering sakit mungkin dikarenakan orang tersebut kurang bersyukur kepada Alloh. Bagi siapa orang yang memperbanyak bersyukur kepada Alloh, maka Alloh akan menambah nikmatnya.”

 

3. InsyaAlloh
Seringkali ketika kita berjanji dengan seseorang, kita melupakan kalimat ini. “InsyaAlloh.” Sebagai seorang muslim, apabila berjanji dengan seseorang untuk membaca kalimat ini. Akan tetapi kalimat ini sekarang ini menjadi tidak dipercaya lagi karena permainan kata-kata kita sendiri. Sebagai contoh, seorang anak minta dibelikan sepeda kepada orang tuanya. Orang tua tersebut mengucapkan “InsyaAlloh, setelah kenaikan kelas ya nak.” Akhirnya, sampai kenaikan kelas, si anak tidak dibelikan sepeda, sampai si anak bilang “Yah, Ayah InsyaAlloh mulu kalau ditanya.” Ini menandakan si anak tidak percaya lagi dengan kalimat InsyaAlloh. Semoga bagi orang tua dan siapapun dapat menggunakan kalimat ini untuk kebaikan.

 

4. Istighfar
Ketika kita melakukan kesalahan atau hal yang tercela, maka bacalah “Astaghfirullohal’adzim.” Segera mintalah ampun kepada Alloh dan meminta maaf kepada seseorang apabila kita telah mendzolimi seseorang. Orang yang pintar itu baca istighfar karena dia sadar akan kesalahannya.

 

5. Haulaqoh
Apabila kita sedang mengalami persoalan atau masalah, maka bersandarlah kepada Alloh dengan membaca “Laahaula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil adziim,” tidak ada daya dan upaya melainkan dari Alloh. Hanya Alloh-lah yang memberikan kekuatan kepada kita. Dengan izin-NYA, kita menjadi seorang yang kuat.

 

6. Istirja’
Musibah merupakan peristiwa yang datang tiba-tiba tanpa kita ketahui. Musibah kecil yaitu kelihangan sesuatu, hingga musibah besar yaitu kematian. Kalimat “Innalillaahi wa inna ilaihi rooji’uun” seharusnya kita (umat Islam) ucapkan ketika mendapat musibah dari yang kecil hingga yang besar. Kalimat ini mengajarkan kita untuk selalu berbuat iklhas ketika terjadi suatu musibah.

Ingatlah, semua yang ada di dunia ini adalah titipan Alloh.

Suatu saat tanpa kita ketahui titipan itu akan di ambil oleh yang punya. Hal-hal yang kita cintai, istri, anak, keluarga, sahabat, harga, jabatan itu merupakan amanah yang diberikan kepada kita.

 

7. Berdzikir
Ingatlah Alloh karena dengan mengingat-NYA hati kita akan menjadi tenteram. Berdzikirlah dengan kalimat toyyibah. Dzikir yang paling utama yaitu dengan mengucapkan “Laailaaha illallooh.” Dzikir lain yaitu “Subhanallohi wal hamdulillah wala ilaha illallohu wallohu akbar” yang diibaratkan apabila ditimbang maka beratnya melebihi berat bumi. Dzikir dapat menyelamatkan kita dari musibah dan mendapat jalan keluar dari suatu masalah.
Doa nabi Yunus a.s., ketika berada di dalam perut ikan yaitu “Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minaddzoolimiin.” Kita ibaratkan Indonesia sekarang ini sebagai ikan, dan kita berada di dalamnya. Untuk selamat maka perbanyaklah membaca doa diatas.

Demikian sharing ilmu kali ini, semoga dapat diamalkan dan bermanfaat bagi kita semua.
Apabila ada kebenaran itu datang dari Alloh SWT, dan apabila ada kesalahan maka itu dari diri saya sendiri.

 

Wassalamu’alaikum.

Bayi Tabung? Bagaimana menurut Islam?

1. embriyo dipersiapkan dengan sel telur dan sperma dari pasangan suami istri yang sah.
2. embriyo hanya boleh dibesarkan di rahim ibu dari mana sel telur berasal
3. semua embriyo yang tumbuh di rahim harus dipertahankan kehidupannya sampai lahir.
4. cadangan embriyo yang belum ditempatkan di rahim hanya boleh dibesarkan apa bila kedua orang tuanya masih dalam ikatan suami istri yang sah alias tidak cerai (hidup maupun mati).
Hukum bayi tabung di Indonesia seperti itu.

Menurut Fatwa MUI ( Hasil komisi Fatwa tanggal 13 juni 1979), Dewan pimpinan majelis ulama Indonesia memfatwakan sebagai berikut:
a. Bayi tabung dengan sperma clan ovum dari pasangan suami istri yang sah hukumnya mubah (boleh), sebab hak ini termasuk ikhtiar berdasarkan kaidah – kaidah agama.

b. Bayi tabung dari pasangan suami istri dengan titipan rahim istri yang lain(misalnya dari istri kedua dititipkan pada istri pertama) hukumnya haram berdasarkan kaidah – kaidah sad az – zari’ah, sebab hal ini akan menimbulkan masalah yang rumit dalam kaitannya dengan masalah warisan(khusus antara anak yang dilahirkan dengan ibu yang mempunyai ovum dan ibu yang mengandung kemudian melahirkan).

c. Bayi tabung yang sperma dan ovumnya diambil dari selain pasangan suami – istri yang sah hukumnya, karena itu status sama dengan hubungan kelamin antar lawan jenis diluar pernikahan yang sah (zina), dan berdasarkan kaidah sad az-zari’ah, yaitu untuk menghindarkan terjadinya perbuatan zina sesungguhnya.

d. Bayi tabung dari sperma yang dibekukan dari suami yang telah meninggal dunia hukumnya haram berdasarkan kaidah sad az – zari’ah, disebabkan hal ini akan menimbulkan masalah yang pelik, baik dalam kaitannya dengan penentuan nasab maupun kaitannya dengan hal kewarisan.

Menurut salah satu putusan ulama Saudi Arabia, disebutkan bahwa Alim Ulama di lembaga riset pembahasan ilmiah, fatwa, dakwa dan bimbingan islam di kerajaan Saudi Arabia telah mengeluarkan fatwa pelarangan praktek bayi tabung. Karena praktek tersebut akan menyebabkan terbuakanya aurat, tersentuhnya kemaluan dan terjamahnya rahim. Kendatipun mani yang disuntikkan ke dalam rahim wanita tersebut adalah mani suaminya.

Bayi tabung merupakan suatu ikhtiar. Akan tetapi selain itu masih ada alternatif yaitu untuk mengadopsi anak dari suatu yayasan. Alangkah lebih baik juga dan dianjurkan agama Islam apabila kita memelihara anak yatim dan anak yang sudah tidak mempunyai orang tua.

dari berbagai sumber

“Enjoy” untuk Happy

Dari data The New Economics Foundation tentang tingkat Happy suatu negara, Indonesia berada peringkat 16 dari 143 negara. Jika dilihat dari negara-negara lain yang maju, Indonesia jauh meninggalakan negara tersebut. Waw, fantastik! Mungkin banyak orang tak menyangka akan peringkat itu, tetapi kenyataannya begitu. Tingkat ke-happy-an suatu negara dapat dilihat dari banyak hal. Akan tetapi sikap orang Indonesia yang kebanyakan “Narimo” atau menerima apa adanya mungkin yang menjadi alasan mereka menjadi “happy”. Tentang kemajuan teknologi, etos kerja tinggi, tingkat korupsi rendah itu dapat ditingkatkan tanpa mengurangi tingkat ke-happy-an suatu negara asalkan penduduk negara tersebut tetap melakukannya dengan “enjoy” dan tetap komitmen menikmati pekerjaannya dan dapat mencapai suatu kepuasan.

Internet, Surga untuk Pembajak

Kemajuan zaman mempengaruhi perilaku manusia. Kalau pada zaman dahulu kita sulit terhubung dengan dunia luar/orang-orang di negara lain, maka sekarang dengan adanya teknologi kita mudah sekali berhubungan dengan mereka. Apa teknologi itu?? Ya, internet jawabannya. Orang-orang sekarang menganggap internet itu sebagai hal yang biasa. Online, surfing,chatting, download, streaming itu sedah menjadi kegiatan harian. Setiap waktu, setiap saat mereka terhubung dengan internet, terutama para anak muda. Sekarang terhubung ke internet dapat dengan mudah hanya menggunakan handphone (HP).
Perbedaan penggunaan internet dapat dirasakan. Pada awal adanya inernet(jaringan), hal itu dilakukan untuk keperluan peperangan. Untuk saat ini internet menjadi seperti kebutuhan pokok manusia. Mau belanja, bayar listrik, beli pulsa, dan transaksi lainnya dapat menggunakan internet.
Akan tetapi apa dampaknya?? Ya pasti ada dampak positif dan negatifnya. Tapi disini saya mau menceritakan dampak negatif dari pemanfatan internet sebagai penyebaran konten bajakan.
Kita tahu dengan internet kita mudah untuk mendapatkan berbagai informasi, software, program, aplikasi, file-file musik, film bahkan sampai gambar/foto serta video-video pornografi. Konten-konten tersebut ada yang gratis alias free dan ada yang berbayar. Apabila konten yang mereka cari adalah konten yang berbayar, maka untuk mendapatkan konten tersebut (software), banyak orang mencari crack, keygen, serial number, aktivation, dan lain sebagainya. Orang-orang hanya memikirkan bagaimana mereka bisa untuk memakai software/file tersebut, tanpa memikirkan adanya hak cipta dari konten itu.
Contoh paling mudah yaitu download lagu. Lagu-lagu yang dijual di pasaran yang biasanya dalam bentuk CD/DVD dapat dengan mudah dicari di internet. Tinggal ketik kata kunci “nama lagu” di google lalu enter, maka beribu-ribu link akan ditampilkan untuk men-download file tersebut, dan secara mudah lagu itu di dapatkan. Tapi apakan file yang di download itu termasuk pembajakan atau tidak? Meskipun dalam website banyak yang menulis “sample”, “silahkan membeli produk originalnya”, tapi para pen-downoad­ tidak menghiraukannya karena mereka telah memilikinya.
Pengalaman, teman saya ada yang memiliki website. Karena dia suka tentng teknologi, maka semua laman tersebut isinya tentang informasi teknologi, software, bahkan dia memberi tahu link untuk lisensinya. Ya, memang tujuannya supaya teman-temannya dapat dengan mudah mencari software yang mereka inginkan. Teman saya tersebut tidak memikirkan tentang hak cipta suatu karya. Dia tidak memikirkan bagaimana jika dia membuat suatu produk yang mempunyai hak cipta tetapi orang lain membajak hak cipta tersebut dan disebarkan secara luas.
Kemudian yang lebih parah lagi, orang mempunyai website, laman itu berisi software+crack. Kemudian orang itu menjual crack/keygen tersebut, padahal crack/keygen itu berasal dari laman lain yang nyata-nyata tidak membayar. Sangat tidak manusiawi! Hanya memikirkan keuntungan diri sendiri saja tanpa memperhatikan etika.
Internet seperti surga bagi para pembajak. Mereka bebas mendapatkan, menyebarluaskan, bahkan menjualnya. Sebagai solusi, sekarang ada software yang bersifat “open source” alias gratis, dapat dimodifikasi dan disebarluaskan secara legal. Ya, memang masih ada kekurangannya yaitu belu support untuk semua software, tetapi minimal telah mengurangi tingkat pembajakan di internet.
Menurut nurani saya, pembajakan melalui internet tidak setuju, karena tidak sesuai dengan etika. Sedikit coretan dari saya, semoga bermanfaat.

“Ilmu takkan kita dapatkan jika kita tidak mengejarnya”

Perbedaan Lingkungan “A Bin Man” sebagai Profesionalitas

Melihat video “Toughest Place to be a Bin Man” menjadi terpikirkan bagaimana mulianya jasa “tukang sampah”. Banyak orang menganggap pekerjaan sebagai tukang sampah adalah pekerjaan yang menjijikkan dan di posisi yang sangat rendah. Mereka tidak berpikir bagaimana jika tukang sampah itu tidak ada, seharusnya mereka berterima kasih kepada tukang sampah karena besarnya jasa mereka.
Perbedaan keadaan dan kondisi lingkungan dua orang binman dari Jakarta dan London membuat keduanya saling bertukar cerita(sharing) tentang keadaan masing-masing. Latar belakang binman dari London yang telah menggunakan peralatan modern dalam menjalankan tugasnya sehari-hari dirasakan jauh berbeda dengan apa yang dilakukan di Indonesia(Jakarta). Ini karena kurang pedulinya masyarakat tentang sampah. Jadi, mereka hanya menyerahkan kepada tukang sampah. Walau keadaan seperti itu, seorang binman (dalam video) tetap melakukan tugasnya dengan tanggung jawab, disiplin dan menunjukkan sikap profesionalisme dengan pekerjaan (profesi)mereka sebagai Binman.
“A binman much helpful to save life future “

Assalamu’alaikum..

Alhamdulillah… hari ini Sabtu, 16 Oktober 2010 aq punya blog baru…

Semoga aq bisa lebih baik… “become better”

Thanks 4 all…

Hello world!

Selamat datang di blog.ugm.ac.id. Ngebloglah dan curahkan pikiran anda disini. Silahkan menggunakan fasilitas ini dengan penuh tanggung jawab.

Admin blog akan melakukan peringatan apabila ada abusement/pelanggaran dalam penggunaan fasilitas ini.

selamat berkarya 🙂